Our Blog

Ajak Keluaaga Madrasah Aliyah Gewayantana Lohayong “Menuju Era Belajar Mandiri Melalui Konsep Pendidikan Yang Visioner di Kawasan Pesisir”

Tidak semua desa di Indonesia memiliki kawasan pesisir pantai. Desa Lohayong 2 Kecamatan Solor Timur, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur termasuk beruntung memiliki kawasan pesisir pantai yang cukup luas di kepulauan Solor. Berapa tidak beruntung, desa Lohayong 2 yang hampir selururuh wilayahnya memiliki kawasan pesisir sejatinya menyimpan potensi yang luar biasa. Baik itu potensi wisata, potensi ekonomi dan ekologis serta yang tidak kalah penting sarana pendidikan yang visioner. Artinya, keluarga besar Madrasah Aliyah Gewayantana Lohayong dalam merealisasikan potensi tersebut harus visioner dan benar benar membawah dampak positif bagi masyarakat sekitar.

Petikan tersebut disampaikan kepala sekolah keberangkatan Muhammadiyah Boarding Area Sport Art and Sains SMA Muhammadiyah 10 Surabaya Sudarusman saat diminta menjadi nara sumber bertajuk “Menuju Era Belajar Mandiri Melalui Pendidikan visioner di kawasan pesisir” di hadapan Ustdz Hafri Kepala Madrasah Aliyah Gewayantana Lohayong turut hadir para komite sekolah ketua Yayasan Gewayantana ustsz Syamsudin. Menurut pengamatannya pendidikan saat telah mengalami perubahan yang sangat drastis Perubahan tersebut sangat dipengaruhi oleh percepatan pengetahuan dan teknologi digital.

Menurut Sudarusman, sebagai guru tidak cukup hanya dengan 3 peran yaitu, teladan, inspirasi dan motivasi saja, lebih dari itu guru harus memiliki kepedulian terhadap siswa dan mampu membantu memecahkan setiap problema yang mereka hadapi. Kalau sebagai guru tidak mampu memerankan hal tersebut, maka siswa akan semakin menjauh dan kurang percaya kepada gurunya. “Tidak cukup itu, sekolah harus ada keberanian melakukan revitalisasi standar nasional pendidikan. Karena jika tidak sekolah akan tertinggal  dan berdampak pada sekolah kurang diminati masyarakat, “Ujar sudarusman pada Kamis 9 Januari 2020. Kepala SMAM-X juga berpesan ” keluarga besar Madrasah Aliyah Gewayantana Lohayong dalam merealisasikan  program harus memiliki perencanaan yang kalkulatif, ” tambah Sudarusman

Post A Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ustadz Putra

Segera Membalas...