Our Blog

Alumni SMAM-X Menyambut Gembira Kehadiran Era New Normal dengan Era Pertumbuhan Startup Ciptakan Beragam Mesin Uang

Kehadiran era baru new normal tidak menjadi masalah bagi keluarga besar sekolah keberbakatan SMAM-X. Justru menjadi tantangan agar komunitas mampu mencipta startup atau usaha rintisan dengan berbagai terobosan kreatif melalui beragam program  komunitas entrepreneurship atau kewirausahaan SMAM-X. Kini, sekolah keberbakatan SMAM-X sudah memasuki era baru dimana era new normal tidak bisa terlepas dengan era baru pertumbuhan startup, dimana belajar mandiri telah dimulai, dan menjadi entrepreneurship serta pelaku industri kreatif.

Menurut Faisal Rahman alumni angkatan pertama yang memiliki banyak ragam produk minuman susu dan kedai di beberapa tempat menyampaikan sekolah keberbakatan SMAM-X merupakan sekolah yang konsisten mendukung passion siswa sesuai minat dan bakatnya terutama yang memiliki kemampuan membangun pertumbuhan startup. Melalui komunitas potensi entrepreneurship memberikan berbagi pelatihan dan cara pengurusan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) yang sangat mendukung program inkubasi dan akselerasi startup kreatif berbasis teknologi.

Beda apa kata Fadhillah Ryan siswa SMAM-X angkatan ke dua, kunci utama dari sukses mendirikan industri kreatif yang mandiri, harus memiliki visi dan misi yang jelas, tidak boleh usaha asal asalan harus memiliki keinginan yang tinggi. Sebab yang membedakan antara startup dengan bisnis konvensional adalah kemampuan melihat jauh ke depan. Untuk mengarah kesana, maka usaha kreatif harus diikuti dengan keimanan. “Saya berharap teman- teman tidak hanya fokus persiapan ilmu pengetahuan saja, tetapi harus diimbangi kebanggaan terhadap agama islam, “kata Fadhillah Ryan

Post A Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ustadz Putra

Segera Membalas...