Our Blog

Berkunjung ke SMAM-X Putra, Ramah dengan Anak Anak Jalanan Kota Surabaya

Sore itu pada Rabu 5 Desember sekitar pukul 15.30 suasana sekolah keberbakatan Muhammadiyah Boardibg Area Sport art and Sains di jalan Genteng Muhammdiyah 45 tampak ramai. Puluhan anak usia pra remaja dan remaja dengan menggunakan  busana yang beragam  terlihat duduk didalam ruangan ber ac asyik memainkan beberapa alat musik. Ternya mereka sekelompok anak anak jalanan binaan LDK PWM Jatim sedang berlangsung  latihan musik. Beberapa guru dari SMAM-X juga terlihat berinteraksi dengan mereka.

Beberapa waktu yang lalu, ketua Lembaga Dakwah Khusus PP Muhammadiyah, pak Ziyad, pernah meninjau kegiatan anak-anak jalanan berlatih di SMAM-X. Ia menyampaikan,  Muhammadiyah butuh jenis sekolah dengan sistem pendidikan yang luas seperti di SMAM-X ini. Sekolah ini layak mendapatkan apresiasi dari Muhammadiyah. Pasalnya, sekokah yang baru dibangun 4 tahun  tidak hanya menerima siswa reguler dan  Inklusi, bahkan mau menampung anak-anak jalanan untuk diberikan  bekal sukses menghadapi setiap problem bagi dirinya. Saya menilai sekolah ini, ke depan akan semakin tumbuh dan berkembang,” ujar Ziyad, sambil menyempatkan mewawancai beberapa siswa yang masih ada di sekolah

Sementara itu, dukungan yang positif juga diberikan keluarga sekolah SMAM-X terhadap  anak-anak jalanan Kota Surabaya binaan LDK PWM Jatim sangat terbuka, karena di SMAM-X, juga ada sebagaian kecil siswa-siswanya tergabung dengan komunitas anak-anak jalanan yg ada di Kota Surabaya. Sudarusman kepala SMAM-X, menyampaikan  anak-anak jalanan jangan sampai merasa minder saat latihan musik di SMAM-X. Anjal tidak akan dikelompokkan secara khusus  tetapi pada saat tertentu mereka akan dibaurkan dengan siswa reguler bankan dengan siswa Inklusi SMAM-X. “saya berharap melalui latihan musik akan terjadi transfer pengalaman dan keterampilan, dari anak-anak yan lemah akademis  mungkin bisa belajar dari kelebihan olahraga dan seni dari teman-teman yang lain, begitu juga sebaliknya, “jelas Sudarusman saat berkoordinasi dengan pak Sofi Ali pelati dan Pak Tulus pendamping khusus,

Post A Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *