Our Blog

Inovasi dan Kerja Keras Tapak Suci SMAMX Juarai Festival Pencak Silat Budaya se – Jawa Bali

Bangga sekaligus haru dirasakan oleh Naufal Kamaluddin dan M. Fikri Haikal siswa kelas X SMAM10 mendapat kepercayaan dari PP TS sebagi atlet tim Tapak Suci Indonesia. Dua atlet Tapak Suci SMAM10 yang sering berprestasi ini pun tak kuasa membendung air matanya.

Kiri (M.Fikri Haiqal) & Kanan (Naufal K)

Tim PP Tapak Suci Indonesia yang turun di Festival Pencak Silat Budaya se-Jawa dan Bali di bawah asuhan Chamada Brajanegara selaku Ketua Tim Tapak Suci Indonesia dan Rifai Bachar SE, Bendahara Umum PP Tapak Suci merangkap sebagai manager tim.

Turun dengan kekuatan 4 atlet, tim Tapak Suci Putra Muhammadiyah Indonesia sukses mendulang prestasi dalam Festival Pencak Silat Budaya se-Jawa dan Bali yang diadakan oleh Perguruan Pencak Silat Perisai Putih, di Gelanggang Remaja, Jln. Karang Gayam, Surabaya, Ahad (28 – 29/1).

Di ajang bergengsi tingkat nasional tersebut, para pesilat Tapak Suci Putra Muhammadiyah berhasil menyabet 3 gelar dari 4 katagori yang dipertandingkan. Ketiga pesilat yang berprestasi itu adalah Alif dari Pimwil Tapak Suci Yogyakarta. Ia menjadi pesilat favorit di kategori tunggal putra. 

Selain itu prestasi juga diraih Naura Dzarrin dari Pimwil Tapak Suci Jawa Timur  yang menjadi pesilat favorit di kategori tunggal putri. Dan terakhir, Fikri Haikal dan Naufal kamaludin dari Pimwil Tapak Suci Jatim terpilih menjadi pesilat favorit dalam kategori ganda putra.  

Perjuangan berat juga dirasakan oleh Naufal dan Fikri saat mengikuti festival Pencak Silat tersebut. Saat itu, mereka mendapatkan tekanan sangat berat. Bahkan, mereka sempat mengalami penurunan percaya diri, melihat ketatnya persaingan 18 peserta dari berbagi Perguruan Pencak Silat se Jawa dan Bali.

Namun, seiring berjalannya waktu, apa yang diharapkan dengan penuh perjuangan itu terbukti membawa nama baik Tapak Suci Indonesia. Dengan penampilan yang inovatif dan kreatif penampilan Naufal dan Fikri sehingga dinobatkan sebagai penampilan terbaik dan terfavorit.

”Alhamdulillah, Suasana haru itu menjadi ceria ketika berdasarkan penilaian dari dewan juri akhirnya tiga pesilat Tapak Suci ditetapkan sebagai pesilat terfavorit,” terang Mitra S, pelatih tim yang berasal dari Pimda Tapak Suci Kota Surabaya sekaligus Guru MBA Spartans SMA Muhammadiyah 10 Surabaya.

Sementara itu,  Ir Sudarusman sebagai kepala sekolah saat penerimaan penghargaan menyampaikan, ucapan selamat atas prestasi yang berhasil diraih ketiga siswanya. Yakni, Fikri dan Naufal Kamaluddin di kategori ganda putra siswa MBA SMAM10 dan di tunggal putri atas nama Naura Dzarrin siswi MBA SMPM2.

”Mereka adalah anak-anak muda yang cerdas dan genius. Apabila difasilitasi dan dibimbing dengan baik, serta diberi kasih sayang maupun diajarkan tanggung jawab. Maka, mereka akan menjadi atlet yang handal dan bisa berprestasi di tingkat Internasional,” ungkapnya

Post A Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *