Our Blog

Tetap Meriah di Pelepasan Mahasiswa dari Northeast Forestry University of China

Kerjasama Muhammadiyah Boarding Area Sport Art and Sains (MBA Spartans) SMAM10 dan Sister School dibangun dalam berbagai hal yang berhubungan dengan pendidikan, pertukaran budaya. Untuk yang kesekian kali SMAM10 bekerja sama dengan lembaga pendidikan yang berasal dari luar negeri, untuk kali ini di bulan Februari 2017 dengan Northeast Forestry University of China.

Walaupun pertukaranan budaya ini bukan untuk pertama kali, namun untuk kemeriahan dari pelepasan atau perpisahan mahasiswa dari Northeast Forestry University of China yang memiliki nama Xiaohan tetap menyita perhatian para pelajar SMAM10. Selasa (28/2) ratusan pelajar yang tergabung di beberapa komunitas SMAM10 memenui ruang pertemuan Class Internasional di Mall BG Junction.

Sudarusman, Kepala MBA Spartans SMAM10, mengungkapkan dalam sambutan akan terus mengembangkan kerja sama dan Sister School dengan lembaga-lembaga pendidikan luar negeri. Pertukaran budaya selalu dilakukan setiap tamu atau lembaga yang melakukan kerja sama dengan SMAM10. Ini semua dilakukan sebagai implementasi dari hubungan Sister School dari kedua lembaga yang diinyegrasikan melalui penampilan kreasi seni, diantaranya seni bela diri Pencak Silat (Tapak Suci), Tari bahkan menyanyikan lagu-lagu khas daerah. Dengan harapan kedua lembaga yang terjalin kerja sama tetap bisa melestarikan tarian, bahkan budaya masing-masing,” ungkap Sudarusman

Pelapasan dibuka oleh tarian dari delegasi mahasiswa dari Northeast Forestry University of China yang memiliki nama Xiaohan bersama pelajar SMAM10 menyuguhkan tarian khas daerah Aceh. Penari-penari dari SMAM10 memposisikan di depan Xiaohan dengan harapan mereka delegasi dari China bisa menirukan gerakan dengan baik. Tiba waktunya penampilan yang ke dua tarian khas China, yang keseluruhannya dilakukan oleh komunitas penari SMAM10 dengan diringi lagu khas China. Para pelajar dan guru-guru SMAM10 yang hadir saat itu merasa terharu, senang dan heran, betapa hebatnya mereka hanya dalam waktu 21 hari banyak hal yang dilakukan salah satunya tarian yang diajarkan oleh mahasiswa dari Northeast Forestry University of China yang memiliki nama Xiaohan.

Antusias para pelajar SMAM10 disetiap pelepasan delegasi yang melakukan kerjasama dengan sekolahnya sangat tinggi. Hal tersebut terlihat dari banyaknya karya yang disuguhkan, serta jumlah siswa yang ikut peduli melepas begitu jumlahnya amat banyak. “Semoga pada acara pelepasan ini serta guna mengakhiri masa kunjungan atau belajar bersama kedepan bisa ditampilkan budaya-budaya yang lebih menarik dengan harapan lebih meriah,” tutur Sudarusman

Xiaohan mahasiswa dari Northeast Forestry University of China, mengapresiasi diadakannya cross culture dalam pelepasan dirinya. Ia sangat merasakan betapa dahsyatnya sentuhan budaya manakala dilakukan oleh negara yang berbeda. Dengan mengusap air matanya Xiaohan mengatakan

“Saya sangat tersentuh ketika para pelajar SMAM10 mengajari Tapak Suci dan tari khas Aceh, walaupun saat itu, saya tidak mampu melakukan dengan sempurna, namun saya sangat merasakan sentuhan tulus, saling menghargi dan saling menjadi pembelajar yang baik. setahu saya SMAM10 punya banyak kelebihan dibandingkan sekolah yang lain, saya yakin pada masa yang akan datang akan menjadi sekolah yang hebat dan saya berjanji akan datang ke Indonesia lagi, pasti mampir ke Muhammadiyah Boarding Area Sport Art and Sains SMAM10 Surabaya,” kata Xiaohan mahasiswa dari Northeast Forestry University of China.

Post A Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ustadz Putra

Segera Membalas...